Salat Jum’at Berjamaah di Masjid Sekolah

Admin
Read Time1 Minute, 37 Second

Suara CENDEKIA — Siswa dan guru SMAN 1 Percut Sei Tuan melaksanakan salat Jum’at berjamaah di masjid Nurul Qolbi yang ada di sekolah, (2/8).

Salat Jum’at di masjid yang ada di SMAN 1 Percut Sei Tuan ini menjadi rutinitas wajib bagi civitas akademik, khususnya bagi siswa laki-laki yang beragama Islam. Rutinitas ini selain memanfaatkan masjid sekolah yang telah berdiri megah sebagai tempat beribadah, juga sebagai salah satu cara untuk mewujudkan visi dan misi SMAN 1 Percut Sei Tuan.

Sebagaimana salat Jum’at yang rutin dilaksanakan di sekolah ini, setiap siswa laki-laki yang telah mendapatkan pelatihan-pelatihan keagamaan dari sekolah diberikan kesempatan untuk menjadi muazzin. Kesempatan itu diberikan agar mereka terbiasa menjadi petugas-petugas ibadah di tengah masyarakat. Juga supaya mereka tidak canggung lagi berdiri di depan khalayak.

Siswa SMAN 1 PS. Tuan bertugas sebagai Muazzin pada Salat Jum’at yang dilaksanakan di Masjid Nurul Qolbi, SMAN 1 PS. Tuan.

“Menjadikan mereka (siswa) sebagai muazzin atau petugas ibadah di sekolah adalah salah satu cara menumbuhkan karakter kepemimpinan pada diri tiap siswa,” ucap Bapak Suherman, guru olahraga di sekolah ini, yang juga bertugas sebagai koordinator ibadah di masjid sekolah.

Pada salat Jum’at ini beliau juga bertugas sebagai khatib sekaligus imam salat.

Bapak Muliadi selaku kepala sekolah juga menyampaikan hal senada sebagaimana yang disampaikan Bapak Suherman.

“Untuk menciptakan generasi yang andal, tidak cukup hanya mengandalkan teori pada mata pelajaran. Mereka (siswa-siswa itu) juga perlu diberikan ruang praktik, supaya teori yang mereka pelajari dapat diujicoba pada pelaksanaan yang sesungguhnya,” ungkap Bapak Muliadi.

“Setiap Jum’at, selepas jam pelajaran usai, sekolah memang tidak membenarkan siswa laki-laki yang beragama Islam untuk meninggalkan sekolah. Mereka diwajibkan untuk salat Jum’at berjamaan di masjid Nurul Qolbi. Hal itu dilakukan agar siswa-siswa itu tidak berkeliaran kemana-mana saat ibadah Jum’at berlangsung. Lagi pula kita sudah punya masjid yang megah, mengapa tidak dimanfaatkan untuk berjama’ah? Selain itu, salat berjamaah di sekolah dipandang mampu mempererat ukhuah Islamiah antar civitas sekolah,” sambung kelapa sekolah.

Siswa SMAN 1 PS. Tuan dalam pelaksanaan Salat Jum’at di masjid yang ada di sekolah.

Reporter: Syafrizal Sahrun

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mengasah Gerak Tari

SINTYA, siswa kelas XIII MIPA 4 SMAN 1 Percut Sei Tuan tampak sedang mengasah gerak tubuhnya dalam menari. Itu dia lakukan sebagai pemanasan sebelum ekskul tari yang diasuh Ibu Nurul Arbaiyah dimulai siang ini, Jumat, 2 Agustus 2019 di pelataran parkir SMAN 1 Percut Sei Tuan. (SN)