rumah generasi cendekia

Daftar Ulang PPDB di SMAN 1 Percut Terapkan Protokol Kesehatan

SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan tetap komit menerapkan protokol kesehatan dalam pelayanan daftar ulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi (berdasarkan jarak) yang dimulai sejak Selasa (30/6) s.d 7 Juli 2020.

Wakil Ketua Panitia S. Tarihoran, S.Pd, M.Si mengatakan, pada hari kedua pelaksanaan daftar ulang di sekolah Jl. Irian Barat No. 37 Sampali, Rabu (1/7), para calon siswa sebelum memasuki sekolah, harus lebih dulu melapor ke petugas security di depan pintu gerbang sekolah, kemudian baru memasuki area sekolah untuk mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan tetap menjaga jarak.

Penerapan tersebut dinilai memiliki makna yang berarti, membuat para calon siswa lebih berdisiplin, tertib, menunjukkan sikap sopan dan antrean dengan sabar dalam mengikuti registrasi daftar ulang.

Para calon siswa diharuskan menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) sekaligus memperlihatkan aslinya, fotokopi SKHU (Surat Keterangan Hasil Ujian) juga memperlihatkan aslinya, fotokopi akte kelahiran menunjukkan aslinya, serta surat pernyataan data yang diberikan kepada panitia diakui kebenarannya di atas materai 6000.

Kata Tarihoran yang juga Wakasek Bid. Humas, mekanismenya setelah berkas lengkap langsung daftar ilang, panitia sengaja membuka pendaftaran di empat loket sejak pukul 08.00 s.d 14.00 WIB, kecuali hari Jum’at dibatasi waktunya sampai pukul 12.00 WIB. Pendaftaran harus langsung datang ke lokasi dan tidak boleh diwakilkan.

Sistem PPDB tahun ini, menurut dia, agak lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Alasannya, jika tahun lalu dibilang online tapi ujung-ujungnya offline juga. Sekarang ini ternyata bisa berjalan sampai selesai tepat pada waktunya. Namun begitu, dalam kondisi pandemi Covid-19 belum juga berakhir, kita tetap menjaga kemungkinan yang terjadi dan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuia anjuran pemerintah.

Pihak panitia akan menerima calon siswa sesuai daya tampung yang tersedia yaitu 11 kelas, sedangkan satu rombel (rombongan belajar) terdiri dari 36 orang. Diimbau kepada calon siswa untuk tetap menjaga kesehatan sampai pada hari H masuk sekolah pada 13 Juli 2020.

Menanggapi jumlah peserta pada hari kedua, Rabu (1/7), Tarihoran didampingi Ketua Panitia H. Bafrianto, M.Pd Sekretaris Evi Juliani, S.Pd, M.Si, Bendahara Mamik Setiyarini, S.Pd, menyebutkan sekitar seratusan yang melakukan daftar ulang. Pada umumnya pelayanan tidak mengalami kendala yang berarti, kita layani dengan maksimal.

___________________________

Artikel ini telah terbit di Waspada edisi Kamis, 2 Juli 2020.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *